Rasyaa Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

Sebelum Berburu Kiswah, Pelajari Terlebih Dahulu Ciri Kain Kiswah Asli

3 min read

Ciri Kain Kiswah Asli – Saat bulan Haji akan tiba, banyak orang yang berburu kain Kiswah atau kain penutup Ka’bah, meski sebenarnya kain ini tidak diperjualbelikan.

Melainkan kain tersebut diberikan kepada keluarga kerajaan atau pejabat penting, dan biasanya digunakan sebagai oleh-oleh untuk negara sahabat.

Namun, saat ini ditemukan beberapa pedagang yang jual kain Kiswah. Tentu saja penjualan ini tidak bebas seperti menjual oleh-oleh lain di pasar Arab, karena pada dasarnya kain Kiswah tersebut tidak diperjualbelikan.

Apabila Anda ingin mencari pedagang yang jual kain Kiswah lebih baik ketahui terlebih dahulu ciri kain Kiswah asli. Jangan sampai Anda mendapatkan barang palsu setelah mengeluarkan banyak uang.

Mengenal Kain Kiswah

jual kain kiswah

Kain Kiswah merupakan kain yang digunakan untuk menutup Ka’bah di Mekkah, yang merupakan kiblat yang digunakan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia.

Saat musim Haji tiba, lingkungan Ka’bah akan penuh dengan orang-orang yang datang untuk menunaikan ibadah haji.

Meski sebenarnya di hari-hari biasa pun Ka’bah tidak pernah sepi oleh para jamaah Umroh, namun apabila bulan haji tiba jumlah jamaah yang datang bisa berkali-kali lipat.

Nah, waktu ini juga ternyata bertepatan dengan digantinya kain penutup Ka’bah atau Kiswah.

Tentu saja tidak jarang dari sekian banyak jamaah Haji maupun Umrah yang mengejar cinderamata kain Kiswah dari Mekah asli, karena kain Kiswah ini memiliki keunikan yang membuat daya tarik banyak masyarakat.

Salah satu keunikannya adalah proses pembuatannya yang menggunakan i kain berkualitas tinggi, ditambah lagi dengan balutan benang emas asli.

Awalnya, kain Kiswah digunakan untuk melindungi Ka’bah dari berbagai ancaman.

Sebagian dari Anda tentu sudah pernah mendengar bahwa di zaman Jahiliyah dahulu ada banyak sekali orang Kafir yang ingin menghancurkan Ka’bah.

Oleh karena itu, dibuatlah kain yang digunakan sebagai pelindung Ka’bah tersebut.

Berita Bab Kain Kiswah

Berita Bab Kain Kiswah

Saat ini, kain Kiswah diganti satu tahun sekali setiap memasuki bulan haji, tepatnya di tanggal 9 Dzulhijjah.

Lalu, kain yang lama ini akan dipotong-potong untuk diberikan kepada keluarga kerajaan Arab Saudi, para pejabat penting, dan sering sekali diberikan sebagai kenang-kenangan untuk para negara sahabat, salah satunya Indonesia.

Pada kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang merupakan raja Arab Saudi pada tahun 2017, Beliau memberikan potongan kain Kiswah untuk kenang-kenangan saat berkunjung ke Masjid Istiqlal yang berada di Jakarta pusat.

Untuk Anda yang belum tahu, potongan kain Kiswah tersebut bertuliskan surat Al-Baqarah ayat 125.

Saat ini potongan Kiswah tersebut dipajang oleh pihak masjid Istiqlal, dan diletakkan pada lantai utama tepatnya di dinding paling depan, sehingga setiap jamaah yang beribadah dapat melihat potongan kain Kiswah asli pemberian Raja Arab yang sudah dibingkai warna emas tersebut.

Untuk informasi tambahan, kain Kiswah terbuat dari 670 kilogram kain sutera asli dengan kualitas terbaik, 120 kilogram emas dan juga 100 kilogram perak. Jika ditotal, kain penutup Ka’bah ini mempunyai berat total sekitar 1.150 kilogram lho.

Bukan hanya bahan baku yang luar biasa, proses pembuatannya juga sangat mengesankan. Lebih dari 200 orang terlibat dalam proses pembuatan kain Kiswah, yang juga menggunakan mesin modern sebanyak sekitar 23 buah.

Selain itu, secara keseluruhan kain Kiswah memiliki tinggi 14 meter dengan lebar 47 meter.

Tentang Kain Kiswah

jual kain kiswah

Sebagian dari Anda tentu berpikiran bahwa kain Kiswah memang dibuat dengan warna hitam sejak zaman dahulu, namun sebenarnya kain ini awalnya tidaklah berwarna hitam. Selain itu, proses penggantiannya pun juga tidak hanya satu kali dalam setahun.

Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, kain Kiswah malah dibuat khusus berwarna putih.

Selain itu, pada masa Khalifah Usman bin Affan juga menggunakan kain Kiswah dengan warna-warna terang seperti kuning, hijau dan putih. Bahkan dulu kain Kiswah ini diganti sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

Sejarah terus berjalan, hingga setelah masa pemerintahan Khalifah Al Mamun yang berasal dari Dinasti Abbasiyah, memutuskan untuk mengganti kain penutup ka’bah atau kain Kiswah ini sekali dalam satu tahun, tepatnya saat tanggal 9 Dzulhijjah.

Di tanggal tersebut, para jamaah Haji meninggalkan lingkungan Ka’bah untuk melakukan ibadah wukuf di Arafah. Momen ini pun dimanfaatkan oleh para anggota kompleks Mekkah untuk melakukan penggantian kain penutup Ka’bah.

Kain Kiswah banyak dicari oleh masyarakat selain karena kualitas bahan yang bagus dan bisa digunakan sebagai koleksi benda-benda antik, kain penutup Ka’bah ini dipercaya bisa digunakan sebagai jimat.

Itulah yang menyebabkan hanya masyarakat dari Arab Saudi yang memilih menjual kain Kiswah karena bisa mendapatkan mudhorot dan dianggap syirik.

Banyak jamaah haji maupun umrah yang berburu kain Kiswah untuk dijadikan jimat. Apabila Anda ingin memiliki kain Kiswah ini sebaiknya cari pembeli yang amanah dan jujur serta perhatikan ciri kain Kiswah asli.

Kupas Lebih Dalam Kain Kiswah

segala hal tentang kain kiswah

Karena kain Kiswah ini tidak dijual dengan harga yang murah. Kualitas kain dan lapisan emas membuat kain Kiswah dijual dengan harga yang tinggi.

Banyak mereka yang mempercayai dengan memiliki kain Kiswah kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Mereka percaya Allah menurunkan keberkahan bagi mereka yang menyimpan kain Kiswah. Meyakini hal seperti ini bisa membuat kita berdosa besar karena syirik kepada Allah.

Kain Kiswah memang istimewa karena digunakan untuk melindungi Ka’bah yang merupakan pusatnya orang muslim beribadah.

Allah memberikan keberkahan di lingkungan Ka’bah dan Mekkah dengan menjanjikan pahala berlipat ganda apabila melakukan ibadah di sana.

Namun, Allah tidak memberikan keberkahan pada barang-barang seperti kain Kiswah yang digunakan sebagai pelindung Ka’bah. Menyimpan kain Kiswah tidak dilarang.

Akan tetapi, jangan sampai menyimpan kain Kiswah membuat Anda percaya apa kain tersebut membawa keberkahan melebihi Anda percaya kepada Allah.

Sebagai pelajaran, pernah terjadi kasus jamaah Umroh Indonesia yang mencuri kain Kiswah di Mekah.

Jamaah ini mempercayai kain Kiswah yang dicurinya dapat memberikan kesembuhan untuk cucunya. Hal tersebut tentu sangat bertentangan dengan aturan Allah SWT.

Ciri-Ciri Kain Kiswah Asli

ciri ciri kain kiswah asli

Setelah lebih mengenal kain Kiswah, kini saatnya Anda untuk memahami cirinya yang asli sehingga Anda tidak akan dirugikan jika memang ingin membelinya.

  • Ciri kain Kiswah asli bisa Anda buktikan dengan mengambil seuntai benangnya. Dimana benang yang digunakan untuk membuat kain Kiswah yang asli apabila dibakar akan langsung habis seperti Anda membakar rambut.
  • Sedangkan benang pada kain Kiswah palsu apabila dibakar masih meninggalkan gumpalan seperti plastik. Apabila Anda ingin membelinya, jangan tergiur oleh harga yang murah. Karena kain Kiswah berlapis emas tidak mungkin dijual dengan harga yang abal-abal.

Harga kain Kiswah berbeda-beda tergantung lebar potongan dari tulisan Al-Quran yang tertulis di dalamnya. Semakin lebar kain dan semakin banyak tulisan Al-Quran yang terkandung, tentu semakin mahal harga kain Kiswah tersebut.

Bahan yang berkualitas tentu membuat banyak orang ingin memiliki potongan dari kain Kiswah.

Namun, tidak mudah mendapatkan toko atau perorangan yang jual kain Kiswah dengan ciri kain Kiswah asli. Banyak beredar kain Kiswah yang palsu sehingga Anda harus teliti dan berhati-hati saat ingin membelinya.

Jual kain Kiswah lengkap dengan sertifikat siap dimaharkan hubungi 081357945866.

Rasyaa Penikmat kopi dan aktivis imajinasi
DomaiNesia

Tinggalkan Balasan