Rasyaa Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

Kenangan Putih Biru Ngingetin Masa Lalu yang Bikin Haru

1 min read

Penuh kenangan. Melewati lika-liku kehidupan. Asam manis pahit asin semua ku rasakan. Mewarnai sebagian umur ini bareng teman-teman. Walaupun kadang bikin kesel, nyebelin, semua perasaan itu terhapus setelah berpisah.

Bahagia, sedih, dendam semua campur aduk jadi satu. Berbeda pendapat dalam menyelesaikan masalah yang menjadi warna-warni jalannya angkatan di pondok.

Ini pengalamanku yang sangat berkesan dan berhasil meninggalkan bekas di dada. Pengalaman yang menjadi modal untuk membentuk kepribadian yang tangguh, dan bermentalkan baja. Selamat membaca!

Lulus dari SD Tercinta

Setelah melewati lamanya sekolah 6 tahun di SD. Lanjut ke jenjang selanjutnya yaitu SMP. Pindah dari yang awalnya Sragen menuju ke Klaten.

Dari putih merah menjadi putih biru. Putih biru warna seragam pondok di hari Senin dan Selasa.

Putih biru merupakan arti segala rasa bersama kawan selama tiga tahun yang berkesan. Berbeda dengan SD. Karena SMP ini pondok. Tempat yang meninggalkan segudang monumen.

Karena masa lalu bukanlah masa yang harus di lupakan, melainkan masa yang harus di kenang.

Kenangan di Sekolah. Biasanya telat bareng, dihukum bareng, sholat bareng, main bareng, dan kebarengan lain yang membuat kita kompak. Karena kebersamaan itu tak terbayarkan.

Selain sebagai tempat untuk menemukan berbagai jenis dan sifat teman yang ku jumpai, ku juga bisa mendapat banyak ilmu dari situ. Ya iyalah, namanya juga sekolahan, hehe.

Masa SMP yang Bikin Baper

Itulah tempat di mana jati diri seseorang itu di bentuk. Ya, masa SMP yang cepat sekali berlalu. Bagai angin yang berhembus kencang tanpa meninggalkan bekas. Kenangan masa lalu.

Dari awal masuk kelas 7, semua kelihatan cupu. Pas pertama kali kenalan tersipu malu. Jadi, semuanya masih kaku.

Berbeda ketika naik kelas 8, dah berani ngelanggar. Karena dah merasa sangar, walau badan gak kekar.

Sangat berbeda sekali, ketika kelas 9, pada tobat karena mau UN. Bersatu tuk kembali rukun, banyak-banyak istighfar dari kemaksiatan yang dulu pernah di perbuat, agar diberi ampun dari Sang Maha Pengampun.

Tak henti-hentinya kami berdo’a agar UN nanti lancar, berkah, dan mendapat rahmat.

Juga kami meminta kerido’an, keikhlasan dari adik kelas maupun kakak kelas agar di maafkan segala kesalahan yang pernah di lakukan, entah sengaja maupun tidak sengaja.

Ada Sahabat Setia

Amalan-amalan kami kerjakan. Entah puasa senin-kamis, sholat tahajud, dll. Kenangan itu tak bisa kulupakan.

Saat bersama kawan yang selalu mengingatkanku kepada Allah SWT. Juga sahabat, yang selalu menemaniku dalam suka maupun duka. Menjalin hubungan persahabatan yang kuat.

Terima kasih untuk sahabat-sahabatku yang di sana. Kau jauh di mata namun dekat di hati. Salam satu jiwa.

Rasyaa Penikmat kopi dan aktivis imajinasi
DomaiNesia

Daur Hidup Hewan

Rasyaa
8 min read

Hukum Replik dan Duplik

Rasyaa
5 min read

Apa itu Prodi?!

Rasyaa
4 min read

Tinggalkan Balasan